Selasa, 22 Januari 2013

Asyiknya Menikmati Wisata Kuliner di Bandung




Sekarang Bandung mendapatkan julukan surganya kuliner lho! Tak berlebihan alasannya. Hampir di tiap ruas jalan di Bandung ini bertebaran penjual makanan. Mulai dari kios pinggir jalan, kafe bahkan restoran mewah. Semua mencoba menampilkan keunggulan dalam cita rasa makanannya. Bahkan menu yang disajikan pun aneka rupa. Ada yang menyediakan khusus masakan Sunda. Tetapi ada juga yang menambahkan menu makanan daerah lainnya, bahkan makanan asing juga.

Tak heran kalau kemudian Bandung berkembang menjadi tempat wisata kuliner Sunda. Mungkin  karena kekhasan rasa makanan Sundanya cukup populer di Indonesia. Sebagai perbandingan adalah masakan Padang. Cita rasa makanan Padang sangat kaya rasa. Terutama rasa pedasnya yang bikin keluar airmata bagi yang tidak biasa. Makanan berkuahnya pun sangat gurih. Hal itu karena bumbu karinya menggunakan santan yang kental sekali. 

Berbeda dengan makanan Sunda. Cita rasanya justru ringan. Diolahnya pun secara sederhana namun rasanya yummy punya. Mungkin karena berbagai variasi rasa ringan di dalamnya. Entah itu unsur asinnya, asam segarnya, sedikit manisnya bahkan pedasnya juga tak kalah mantap. Sepertinya hal-hal seperti  itulah yang membuat orang ketagihan. 

 

Jadi, sungguh menggembirakan ketika kemudian bermunculan restoran Sunda. Uniknya, rata-rata mereka ingin menampilkan kekhasannya sendiri-sendiri. Misalnya salah satu restoran Sunda mengemas daging bebek yang dikenal dengan nama bebek crispy sebagai menu andalannya. Dan itu menjadikan bebek enak Bandung yang paling diburu para pecinta makanan. Selain  karena makanan serba crispy sedang populer saat ini, juga kreativitas pembuatnya sungguh patut dipuji. Makanan inovatif muncul dengan rasa yang sangat memanjakan selera lidah kita. Bebek gitu lho!

Kekhasan yang ingin ditampilkan juga terpancar dari desain bangunan yang dibuat “nyunda” banget. Walau biasanyanya konsep ruangannya sama. Ada ruang makan bagi yang suka makan dengan sendok garpu. Perangkatnya biasanya terdiri dari kursi dan meja yang ditata sedemikian rupa. Desainnya juga biasanya dibuat unik  untuk  memberi kenyamanan. Ada juga bagian lain yang disediakan lebih lapang dan santai. Namanya tempat lesehan. Biasanya dalam bentuk saung-saung dengan desain dinding atau pembatas terbuat dari bambu hias.  

Menu utama yang disediakan adalah rata-rata nasi timbel atau nasi tutug oncom. Dan lauknya biasanya terdiri dari ikan laut, ikan air tawar, ayam baik digoreng atau dibakar juga bebek dalam berbagai variasi masakan. Adapun jenis ikan air tawar yang digunakan adalah gurame, ikan nila atau ikan mas. Kalau ikan lautnya biasanya udang dan cumi-cumi. Lainnya biasanya ditambahkan tahu, tempe, lalapan dan sambalnya. Mantap, Mak!

Dan pesona makanan Sunda ini sangat digemari warga Jakarta. Mereka sengaja datang ke Bandung untuk  berbisnis atau sekedar berbelanja. Waktu itu juga sahabatku datang bersama teman-temannya warga keturunan. Mereka ingin aku menunjukkan tempat makan paling enak di Bandung. Lalu aku mereferensikan sebuah restoran Jepang cukup mewah di daerah Dago sana. Mereka menolak dengan alasan di Jakarta restoran Jepang banyak dan mereka merasa bosan. 

Aku kemudian menganga tak percaya ketika salah seorang dari mereka ingin makan di  sebuah rumah makan Sunda. Dan semuanya setuju. Bahkan sangat antusias ketika akhirnya kutunjukkan sebuah tempat makan Sunda yang nyaman. Ya, ternyata warga Jakarta selalu merindukan wisata kuliner Bandung dengan makanan Sunda dan semua  kekhasannya.
 

Jadi kalau  Anda juga mau memanjakan lidah dan perut Anda, datanglah ke Bandung. Anda bisa berbelanja aneka pakaian di factory outlet. Setelah perut lapar, pergilah ke salah satu restoran Sunda. Makanlah menggunakan tangan. Pasti puas karena menemukan rasa dan suasana  menyenangkan. Apalagi jika ditemani pasangan. Hm, pasti romantis dan mengesankan. Ayo, siapa mau?

***







 








Posting Komentar